Sesorangyang paling berjasa besar dalam hidup kita adalah seorang ibu. Pengorbanan yang ia lewati dan jalani dalam menjaga buah hatinya tercinta tak akan pernah bisa terbayangkan dan tak akan pernah terbandingi oleh besarnya materi, artikel ini akan membahas kasih sayang seorang ibu sepanjang masa kepada anaknya. Pengorbanan seorang ibu yang dia rela menahan sakit Pernahdengar cerita kasih ibu sepanjang ini hari ibu ups dah lewat ya tapi gpp lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali..hehe ngeles pernah g kita berpikir betapa hebatnya seorang ibu memperjuangkan kita untuk sampai di dunia pana ini dari mulai mengandung kita selama 9 bulan bos,ngelahirin kita dgn taruhan nyawa sampai nyiapin segala sesuatu buat kita sampai sekrng CeritaDewasa - Hari itu sangat mendung, maklum musim penghujan diawal bulan Desember.., cuaca sangat dingin, dan aku bermalas-malasan berbaring di satu2nya tempat tidur yang cukup empuk di Barak tempatku bertugas . Barak yang sangat jauh dari keramaian kota, kira2 8 jam perjalanan mobil ke Bandara terdekat. praktis tidak ada komunikasi kecuali SMS kalau lagi beruntung mendapatkan signal 1 Siapabilang kasih ibu sepanjang masa? Mungkin hal itu berlaku bagi ibu lain di luar sana tapi tidak bagi ibunya. Ibunya dengan bodoh merusak reputasi anaknya sendiri yang kini sedang ada pada puncaknya. Seharusnya wanita itu berterimakasih pada Rega karena tidak menelantarkannya di jalanan, Rega masih berbaik hati menitipkannya dipanti jompo. Saatkaki kecil ini mulai melangkah,terpancar kebahagiaan di wajah mu,mengharapkan yang terbaik untuk diri ku ,di saat mulut ini memanggil nama mu"ibu"engkau memeluk ku dengan kasih sayang mu. Luka bagi ku seperti siksaan bagi mu,tetesan air mata ku adalah duka mu,di mana kah lagi dapat ku temukan cinta seperti mu wahai ibu ku. Sepertidalam lirik lagu anak-anak juga ada, "Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa". Dari kalimat barusan, memang benar seperti itulah nyatanya. Pada umumnya naluri seorang ibu yaitu menyayangi anaknya sepenuh hati, bahkan ia rela berkorban nyawa, dan yang penting anaknya bisa selamat. JSMOtDo. Sebuah cerita mengharukan tentang ibu yang memberikan kasih sayang pada anaknya. Ingin melihat video cerita mengharukan tentang ibu lainnya? Cobalah Bayi Prematur Lahir 3,5 Bulan Lebih Awal, Berhasil Hidup Kasih Ayah pada Putrinya, Mengalahkan Harga Dirinya Sosok ibu adalah sosok yang paling berpengaruh dalam kehidupan seseorang. Ia akan memberikan segalanya untuk perkembangan sang anak di masa yang akan datang. Ada banyak sekali cerita inspiratif yang dilakukan oleh sang ibu untuk anak. Salah satunya adalah cerita ibu yang memiliki satu mata ini. Mari simak cerita mengharukan tentang ibu berikut. Ibu Sosok Bermata Satu yang Dibenci Anaknya Dikisahkan ada seorang anak laki laki yang memiliki ibu bermata satu. Mata satunya telah hilang dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Suatu ketika sang ibu membuatkan makanan untuk semua murid, guru dan semua keluarga terdekat. Saat sang ibu datang ke sekolah anak saat duduk di bangku SD, anak mendapati sang ibu mengantarkan makanan kepada teman teman anak laki laki. Sang ibu kemudian menyapa anak saat sedang asyik bersekolah. Si anak laki laki sangat malu ketika ibu menyapanya dengan senyuman yang hangat tersebut. Anak laki laki sangat membenci sapaan yang diberikan oleh sang ibu. Ia pun lari dan menghindari sang ibu sejauuh mungkin. Semua teman sang anak kemudian meledek sang anak laki laki yang memiliki mata satu tersebut. Saat teman sang anak meledeknya, yang terlintas hanyalah kabur dari keadaan dan menginginkan sang ibu hilang dari dunia. Saat hari itu juga sang anak kemudian membentak ibunya dengan perkataan yang tidak enak untuk didengar. Sang anak membentak si ibu dengan menyuruhnya untuk pergi dan meninggal saja jika hanya membuat anak diledek oleh seluruh kawanya. Sang ibu hanya terdiam sesaat dan tidak bisa merespon apapun perkataan sang anak. Si anak laki benar benar tidak berpikir jika perkataanya telah menyakiti hati sang ibu. Ia hanya berpikir untuk meluapkan seluruh amarahnya dengan keadaan bunda yang beramata satu. Sang anak kemudian mencari keberadaan si Ibu dan tidak menemukanya di rumah. Si anak kemudian bertekad untuk belajar sangat keras hingga mendapatkan kesempatan untuk belajar ke luar negeri. Sampai akhirnya sang anak berhasil menikah dan memiliki anak yang lucu. Sang anak bisa membeli rumahnya sendiri dan memiliki kehidupan yang bahagia bersama dengan istri, anak dan tempat yang nyaman. Kisah Mengharukan Sang Ibu yang Berusaha Menemui Anak Hingga suatu ketika, si Ibu datang untuk mengunjungi anak yang telah sukses. Sang ibu tidak pernah bertemu dengan anak sekitar satu tahun lamanya dan tidak pernah berkenalan dengan cucunya. Saat ibu berkunjung, sang cucu melihat sang ibu dari pintu dan tertawa bersama. Si anak sangat kaget kemudian mengusir sang ibu dan mengatakan betapa beraninya sosok ibu menakuti sang cucu. Kemudian sang anak berkata kepada ibunya untuk tidak datang jika tidak diundang. Sang ibu yang bermata satu kemudian mengatakan permintaan maaf bahwa ia mungkin salah alamat. Lalu sang ibu pergi dan menghilang dari pandangan sang anak. Suatu ketika ada undangan reuni yang mengundang si anak untuk datang. Si anak kemudian pergi ke acara reuni dan mencari tahu keberadaan sang ibu. Cerita mengharukan tentang ibu ini berlanjut dengan tetangga dari sang ibu yang mengatakan bahwa ibu anak laki laki telah meninggal. Air mata tidak terlihat menetes dari wajah sang anak, hingga akhirnya tetangga tersebut memberikan surat yng khusus diberikan kepada anak jika kembali mencarinya. Si anak penasaran dengan surat tersebut dan teburu buru untuk membukanya. Isi surat tersebut terbilang mengharukan bagi sang anak. Sang ibu menulis bahwa ia selalu memikirkan keberadaan si anak setiap hari. Ia juga meminta maaf jika telah menakuti sang cucu saat datang berkunjung. Di akhir surat, sang ibu menceritakan bahwa mata sebelahnya telah diberikan kepada sang anak saat sang anak mengalami kecelakaan pada waktu kecil. Namun ia tidak menyesal memiliki mata satu, karena mata satunya telah berhasil berkeliling dunia. Membaca cerita ini memang sangat menyentuh dan memberikan banyak pelajaran berharga bagi anak. Dengan mengetahui cerita ini sudah bisa disimpulkan jika kasih sayang ibu tidak akan pernah sebanding dengan apa yang kita berikan. Selalu sayangi ibu Anda selagi masih memiliki umur. Berbaktilah kepada orang tua sebelum penyesalan mendatangi Anda di kemudian hari. Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android. Rutinitas pagiku masih diisi dengan mengantar anak ke sekolah dan menunggunya sampai pulang, tidak lama hanya 2 jam. Duduk di kantin sekolah memberi kesempatan bagiku untuk bertemu banyak orang, masing-masing dengan karakternya dan cerita hidupnya. Seminggu ini 2 kali aku mendengarkan curahan hati seorang ibu tentang aku dipertemukan dengan seorang nenek tua renta yang badannya bungkuk. Rumahnya tidak jauh dari sekolah, dan pagi itu dia ingin membeli sarapan lontong di kantin. Sambil menunggu nenek kantin siapkan lontong, ia bercerita kepada kami yang duduk di kantin tentang gundah gelana hatinya. Di usianya yang hampir menginjak 80 tahun ada satu kekhawatiran yang selama ini beliau pendam. Seorang anak laki-lakinya hampir 50 tahun yang belum/tidak mau menikah, perasaannya seperti dingin terhadap perempuan. Si nenek dengan jelas mengatakan bahwasanya beliau tidak akan bisa pergi meninggalkan dunia ini dengan tenang jika belum melihat anaknya itu menikah. Dan rasa tanggung jawab sebagai orang tua juga belum bisa lepas darinya jika si anak belum menikah, beliau tidak bisa hidup tenang. Dan hari ini nenek kantin yang punya cerita. Di usianya yang 73 tahun memendam rasa rindu yang mendalam terhadap anak lelakinya yang merantau dan sudah berkeluarga. Sudah 4 tahun ini si anak tak pernah pulang, jangankan pulang, menelpon untuk memberi kabar pun tak pernah lagi. No telepon si anak sudah tidak aktif lagi tapi masih selalu beliau simpan. Si nenek gelisah dengan terus berharap si anak akan memberi kabar atau pulang lah walau hanya pertama memang mungkin terlihat agak berlebihan jika si nenek memaksa si anak untuk menikah, apalagi dengan usia si anak yang sudah menua. Keputusan menikah atau tidak berada di tangan si anak, dia sudah dewasa untuk memilih jalan hidupnya. Menikah itu ya harus dengan tulus dan bahagia ya kan. Tapi memang disisi lain kita kembali melihat suatu kenyataan bahwa budaya kita memegang erat prinsip bahwa tanggung jawab orang tua akan lepas dari anaknya pada saat si anak menikah. Dengan ini kedua pihak pasti sama-sama merasa terbebani. Menikah memang sangat dianjurkan tapi kalau mau melajang ya silahkan saja. Cerita kedua cukup membuatku terenyuh. Apapun masalah dibalik cerita itu, si nenek rindu anaknya. Walau anak telah menikah, anak tetaplah anak, yang akan selalu disebutnya nama kita dalam tiap sujudnya. Jadi ingat kata Raisa soal ibu.. "Lindungi hatinya sekalipun didalam amarah". 2 cerita diatas membuat kita yakin inilah memang makna dari peribahasa "Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah." Terlepas dari berbagai pendapat dan komentar yang pasti beragam tentang 2 cerita diatas, terselip satu pesan yang buat kita tersadar bahwa kasih sayang ibu tak akan pernah terbatas oleh waktu. xoxo,

cerita kasih sayang ibu sepanjang masa